don
maaf aku pakai potretmu di layar hpku
rasanya ampuh untuk menahan rinduku
dari kita yang jauh seperti laut dan hulu
dan don aku menunggumu
memaknai setiap jengkal lumpur bekas hujan
serta kopi yang tertumpah diatas dipan
dan don aku meregang
aku kehilangan pegangan
maaf aku pakai potretmu di layar hpku
rasanya ampuh untuk menahan rinduku
dari kita yang jauh seperti laut dan hulu
dan don aku menunggumu
memaknai setiap jengkal lumpur bekas hujan
serta kopi yang tertumpah diatas dipan
dan don aku meregang
aku kehilangan pegangan
Dee
belum lama kita saling berpucuk sapa
tiap hari jika jam makan pagi selalu ada kamu
cerita tetang perjumpaan kita yang belum sempat
serta cerita-ceritamu sebagai mahasiswa baru
Dee
kita yang suka memaki jam malam yang tak kunjung pagi
tentang cerita kopi kesukaanku
dan segala perbedaan yang ada
soal coklat manis dan pahit
serta bubuk kopi dan air hangat
belum lama kita saling berpucuk sapa
tiap hari jika jam makan pagi selalu ada kamu
cerita tetang perjumpaan kita yang belum sempat
serta cerita-ceritamu sebagai mahasiswa baru
Dee
kita yang suka memaki jam malam yang tak kunjung pagi
tentang cerita kopi kesukaanku
dan segala perbedaan yang ada
soal coklat manis dan pahit
serta bubuk kopi dan air hangat
aku perlu melihat masa lalu
nyanyian sendu dari taurus
melenakan dalam genggaman yang serasa dari tuhan
aku kelimpungan malam itu
antara benci
rindu
erta jatuh cinta yang kesekian kalinya
nyanyian sendu dari taurus
melenakan dalam genggaman yang serasa dari tuhan
aku kelimpungan malam itu
antara benci
rindu
erta jatuh cinta yang kesekian kalinya
Hujan beriring tanpa
mengerti jalan
Berirama namun tidak
untuk dirinya
Gemerincing namun
sedih
Nampak bahagia
padahal merana
Menampakkan kenangan
namun tidak untuk dirinya
Yang ada kekelaman
Merasuki jalan-jalan
Tanpa permisi
kita sama-sama menghilang
pada bintang yang menyelinap ditengah malam
kita sama-sama muncul ke permukaan
bersama teri-teri yang melayang di jaring nelayan
kita sama-sama berduka
bersama hujan yang turun di november
kita sama-sama bersuka ria
bersama layangan yang ditarik ulur angin sialan
Yogya nop 15
pada bintang yang menyelinap ditengah malam
kita sama-sama muncul ke permukaan
bersama teri-teri yang melayang di jaring nelayan
kita sama-sama berduka
bersama hujan yang turun di november
kita sama-sama bersuka ria
bersama layangan yang ditarik ulur angin sialan
Yogya nop 15
Rintiknya
mengabari indah
Lewat
jatuh-jatuhan linangannya
Membawa
pesan rindu
Dan
mengalir di tanah dengan pilu
Seolah
air mata membawa tanya dari langit
Siapa
gerangan yang menangis diatas sana
Seandainya
hujan dalam hati riang
Rintiknya
seolah berdamai
Seandainya
hujan dalam hati bimbang
