Satu bulan lebih aku seakan meninggalkan Blog-ku ini, lebih banyak aku mencatat puisi dan cerpenku di buku harian yang sudah bertahun menemani. Rasanya agak malas untuk menulis dan menyebar puisi lewat blog, namun aku sadar bahwa aku perlu blog ini. Suatu malam aku mengutip pernyataan dari temanku dari Magelang yang sekarang kuliah di UII, dia berkata padaku "Seorang yang dari awal aktif di organisasi dan ditengah jalan tiba-tiba menghilang itu bagaikan sebuah bencana dan ancaman untuk organisasi, sedangkan seorang yang dari awal kurang aktif di organisasi
Malam sabtu dan minggu di Gelanggang Universitas Islam Negeri Yogyakarta teriakan demi teriakan terdengar serta tawa-tawa yang renyah menyelimuti pementasan Teater Eska malam-malam itu. Judul pertama pada malam sabtu adalah "Sayang Ada Orang Lain" yang menceritakan keluarga yang serba kekurangan dan banyak terbelit hutang. Judul kedua pada malam minggu adalah "Awal dan Mira" yang menceritakan tentang cinta seorang pemuda kepada penjual kopi, dan dalam ceritanya dipenuhi dengan konflik-konflik serta kata-kata puitis yang indah.
Mana yang benar
manusia itu bisa membedakan antara yang benar dan yang salah, atau manusia itu bisa membedakan antara yang benar namun tidak bisa membenarkan?
Pertanyaan itu terus saja membekas dalam dibenak, memang sudah banyak jawaban namun entah mengapa tidak ada rasa puas dengan jawaban yang ada. Apa aku yang terlalu selektif atau aku yang terlalu protektif dengan pendirian.
manusia itu bisa membedakan antara yang benar dan yang salah, atau manusia itu bisa membedakan antara yang benar namun tidak bisa membenarkan?
Pertanyaan itu terus saja membekas dalam dibenak, memang sudah banyak jawaban namun entah mengapa tidak ada rasa puas dengan jawaban yang ada. Apa aku yang terlalu selektif atau aku yang terlalu protektif dengan pendirian.
Hari kedua diperkuliahan saya menemukan sesosok yang sepertinya dulu saya kenali, wanita itu sedikit mirip dengan mantan kekasih yang kini entah apa kabarnya, saat pertama kali melihatnya saya merasakan de javu dan pandangan hanya berhenti selalu padanya. Saya tidak boleh jatuh cinta lagi hanya karena seseorang itu mirip dengan orang yang dulu pernah mencintai saya. Semua nampak mirip dan saya sadari itu, mulai dari senyum dari seseorang itu hingga cara bicaranya semua tingkahnya mirip dengan mantan kekasihku, ada yang sedikit membedakan yaitu jika mantanku badannya sedikit berlemak namun seseorang itu bertubuh mungil dan sederhana.
(Coretan yang saya temukan, 1997 IAIN Sunan Kalijaga).
(Coretan yang saya temukan, 1997 IAIN Sunan Kalijaga).
Tuhan menciptakan
manusia masing-masing dengan memiliki hati, hati yang bermula berfungsi sebagai
alat untuk merasakan, alat untuk mendapatkan kasih sayang, alat untuk
memberikan kasih sayang namun ada manusia yang tidak mempunyai hati, berarti
dia bukan manusia. Karena sejatinya tuhan menciptakan manusia dengan memiliki
hati.
Hanya diam saat
meliht saudaranya tertindas, menutup mata saat ada saudaranya tertekan, hanya
tidur saat kenyataannya ada saudaranya yang terlantar.
Jika ada orang
didalam gedung akademik sana yang berkata bahwa mahasiswa tugasnya hanya
belajar, mahasiswa tugasnya hanya melakukan penelitian, mahasiswa tidak boleh
turun ke jalan, maka katakan dengan lembut dan sopan jika mereka salah mereka
salah mereka salah.
Memang tuhan maha
pengampun
Namun jika para
pendusta jika para tiran terus-menerus melakukan dosa, maka cepatlah untuk
bertobat selagi Allah masih mempunyai sifat pengampun, selagi Allah belum menutup pintu taubat.
Jika langit
bersenandung
Jika bumi mulai
jengah
Jika angin mulai
marah atas titah tuhan untuk menumbangkan para tiran
Tuhan masih
menyanyangi hambanya
Tuhan masih memberi
kesempatan untuk bertaubat dan sadar
Maka kapan
kesempatan untuk bertaubat kalian lakukan
Diluar sana masih
banyak bayi-bayi tanpa gizi baik
Katanya indonesia
sudah berkembang ekonominya
Namun kenyataannya
banyak orang terpinggir kelaparan, para tiran malah mandi uang tanpa melihat
rakyat yang kelaparan.
Mereka seolah tidak
peduli apa yang sedang terjadi
Bertaubatlah
bertaubatlah bertaubatlah
Ketika
kesadaran ini enggan untuk sadar
dan
ketika yang berlanjut adalah sebuah kebohongan
tuhan
terlalu baik dengan kita
tuhan
berbaik hati untuk membiarkanku menemukanmu
dan
akhirnya aku mencintaimu
selama
itu aku berbahagia
bahkan
saat kita tidak bersama lagi
yang
ada hanya rasa yang kalang kabut
dimana
sebenarnya tuhan meletakkanmu dalam hatiku
karena
kamu selalu ada hingga saat ini
aku
buka merayu
namun
ini yang aku tuju
sebuah
penantian yang dibalas pertemuan
(Sleman, 10.2014)
Untuk kesekian kali
aku harus berurusan dengan jarak dan dilema, aku tidak ingin membencimu karena
dengan membencimu justru membuat aku mati hati, keindahanmu memang termashur
diantara publik.
Kepadamu, bolehkah
aku bicara?
Aku memang telah
berakhir untuk menjadi kekasihmu dan
engkau yang meminta hal
tersebut, aku memang salah telah terlambat untuk memperbaiki diriku
hingga kamu mulai jenuh dan berfikiran bahwa aku telah berubah, aku memang
tidak pantas untukmu yang istimewa karena aku sederhana, dan dengan sederhana
aku dulu bisa mencintamu, dan sekali lagi aku ucapkan bahwa dengan sikap
sederhanaku aku dulu bisa mencintamu dan berjanji bahwa hati ini untuk kamu,
ingat bahwa sikap sederhanaku yang membuatku bisa berbicara banyak tentang
kamu, sikap sederhanaku yang mampu membawaku kerumahmu dan dengan sikap
sederhanaku aku berusaha mencari hati keluargamu. Dan sikap sederhanaku yang
mampu merubahku untuk sabar menghadapimu yang kadang marah tanpa arti, sikap
sederhanaku yang membuat aku bisa berkorban dalam lelahku hanya untuk menuruti
maumu dan aku bahagia dengan sikap sederhanku karena sikap sederhanaku adalah
hal istimewa untukku. Dan jika aku cuek terhadapmu, tandanya ada yang kurang
dalam diriku dan kamu tidak pernah salah karena aku yang selalu salah dimatamu
dengan sikap sederhanaku. Apakah aku salah menempatkan diriku seperti ini, saat
kamu memintaku untuk tidak sederhana maka aku itu bukan aku dan aku yang kamu
pinta itu bukan aku.
Kepadamu, bolehkah
aku bicara lagi?
Saat senja datang
dan langit birumu mulai menghitam dan pekat namun dia tetap memberikan bulan
dan bintang untuk mencerahkan malammu, langit tidak pernah biru bahkan tidak
pernah hitam andai warna tidak pernah terwujud dalam dunia, langitmu yang
dibumi juga begitu, tetap memberi bulan dan bintang untukmu.
Terpikir nikmat
semalam yang buat aku selimpangan
Kerinduan yang
mendasar terlukis dilangit malam
Ada apa gerangan
sehingga aku demikian
Rindu yang belum
terobati semakin membuat hasrat untuk temui
Ketika mentari
terbit
Aku terbangun dalam
alunan lagu harmoni
Terbentuk dari
sisa-sisa pertemuan kemarin denganmu
Cintaku yang
tersungging halus
Senyum padaku hingga
aku pulang
Aku ingin berjumpa
dalam pagi menjelang
Dasarku mencintaimu
adalah tanpa apapun
Dalam pagi yang
menjelang siang
Aku masih saja rindu
akan bayang rembulan.
Sore yang hampir 12 tahun lalu, saat usiaku masih sangat belia. Aku tinggal disebuah desa yang letaknya di kawasan timur Jepara, Jawa Tengah. Saat aku mengaji di masjid tiba-tiba lampu mati dan membuat aku dan teman-teman menjerit karena takut, maklum usia kami dulu masih sangat belia dan para santri yang sudah besar menenangkan para belia-belia yang ketakutan termasuk aku. Setiap kali lampu mati kegiatan mengaji diliburkan karena masjid kami dulu tidak mempunyai genset, bahkan lampu petromak pun termakan usia, akhirnya kami mengaji dengan penerangan lilin-lilin kecil. Karena situasi yang tidak kondusif, maka akhirnya santri yang masih belia diliburkan. Lampu masih saja mati dan aku dijemput ibuku dimasjid, didalam gelap aku bergelayut di tangan ibuku karena aku melihat sesuatu seperti mata hewan yang sangat banyak.
"itu namanya jamur murup"kata ibuku
Aku pun sedikit tenang dengan perkataan ibuku tadi, ternyata itu hanyalah sebuah jamur yang memancarkan cahaya. Aku pun mengambilnya beberapa untuk dijadikan mainan, ternyata cukup terang. Dari dalam rumah ibuku mengambil cemilan berupa ketela rebus dan minuman hangat kemudian duduk di teras rumah sambil diterangi lilin, selang beberapa saat para tetanggaku dan teman-temanku datang kerumah kemudian saling mengobrol. Sementara itu aku dan teman-temanku bermain jamur murub dengan dilempar-lempar di udara, kegelapan yang ditakuti para belia akhirnya menjadi menyenangkan dan mengasyikkan. Tawa mereka yang ada di teras rumahku sangat keras sepertinya mereka sedang membahas topik yang menyenangkan, dari kejauhan terdengar suara mobil PLN kemudian berhenti di tiang listrik. Beberapa orang turun dari mobil dan mulai memerika tiang listrik tersebut, ada yang menaiki tangga dan mengerjakan sesuatu diatas sana. Ternyata ada tabung di tiang listrik yang terbakar, pantas saja dari tadi ada aroma terbakar. Dalam beberapa menit lampu-lampu desa hidup kembali dan orang-orang yang ada di teras rumahku kembali ke rumah masing-masing, aku baru tahu jika ada beberapa dari mereka yang mengerjakan pekerjaannya sebelum maghrib tadi, namun saat lampu mati mereka tidak bisa melanjutkannya kembali, kendalanya hanya tidak ada penerangan apapun, ada lilin pun tapi hanya kuat beberapa saat dan terangnya lilin tidak terlalu besar. Aku pun masuk rumah dan kembali belajar dengan lampu yang berusia tua, dan dari kejauhan terdengar bunyi lesung yang nyaring, suara lesung baru terdengar saat lampu hidup dan dari tadi waktu lampu mati pekerjaan mereka terbengkalai, betapa pentingnya listrik untuk kehidupan kita.(TAMAT)
Dalam tulisan yang sangat sederhana ini, harapanku untuk PLN sangat besar. Dalam blog ini suaraku tertuang, memang adakalanya lampu mati bisa menjadi obat yang mujarab untuk mencari ketenangan namun adakalanya lampu mati membuat orang frustasi, semisal saat seseorang yang mengerjakan tugas di komputer tiba-tiba lampu mati dan tugas tersebut belum di save as, sakitnya tuh disini(nunjuk jari-jari)
Dan ceritaku diatas menunjukkan terbengkalainya pekerjaan dan kegiatan belajar mengajar hanya tidak adanya penerangan yang layak. Kadang lampu mati berdurasi berjam-jam dan kadang hampir satu hari penuh belum lagi adanya pemadaman bergilir. Hal tersebut sangat menyulitkan masyarakat yang dirumahnya belum mempunya genset, di desaku yang mempunyai genset hanya beberapa orang. Aku mengusulkan sesuatu yang semoga dipertimbangkan:
- Adanya sumbangan genset bagi objek-objek yang penting dalam masyarakat, misalkan tempat ibadah, sekolah .
- Saumpama ada pemadaman baik itu bergilir atau tidak, dari PLN mengabari warga melalui sms atau mungkin sosial media.
- Adanya pelayanan yang baik dari petugas PLN
- Mensosialisasikan tentang penghematan listrik dan hal-hal yang berhubungan dengan listrik.
Demikian hanya itu saja yang aku usulkan, hehehehe. Semoga performa para petugas PLN semakin hari semakin giat dan bertambah solid, pelayanan semakin memuaskan dan lampu-lampu di daerah pelosok bisa bersinar dan Indonesia akan terlihat terang dari angkasa. Semangat!!!
Gambar jamur murub(nama jamur yang berkembang di desaku)
sumber gambar http://www.hipwee.com/travel/9-tempat-yang-lebih-bersinar-dan-mengagumkan-di-saat-gelap/
Pertemuan itu mengawali semua, namaku Hermawan yang menjadi tokoh utama di cerita ini. Aku masih bingung dengan tingkah dunia yang kadang kekanakan ini, singkat cerita aku masih duduk di bawah pohon palem sore itu, beberapa orang nampak linglung seperti orang yang patah hati, mereka nampak bingung. "Ada apa ini"tanyaku dalam hati kecil.Apakah hari ini sudah kiamat? aku rasa tidak, karena pagi tadi matahari masih terbit dari arah timur dan kini hampir tenggelam dibarat, apa yang sebenarnya terjadi pada hari ini?
"Sedang apa kamu disini"suara kecil nan lirih itu terdengar dan membuat aku kaget, sontak aku langsung menoleh ke arah belakang dengan cepat.
"Emmm tidak ada apa-apa, tapi aku yang aneh atau orang lain"
"tidak ada yang aneh didunia ini, hanya saja yang menganggap aneh adalah perasaan kita"
"Kau bisa lihat kan, anehnya dunia ini, terutama dunia televisi yang membuat aku bingung"
"mengapa"
"adikku tidak bisa menonton Spongebob lagi, sekarang adikku di cekoki acara siluman itu"
"oh begitu, mungkin dan mungkin ini jawaban yang pasti, semua hanya mementingkan materi Her"
Setelah pertemuan itu, aku merunduk dan membayangkan dunia yang lucu ini, yang baik kadang dianggap salah, yang buruk malah dianggap benar bahkan dianggap menghibur. Rasanya seperti kita tidak dianggap kebaikannya terhadap orang lain, semoga kamu paham dengan maksudku.
"Bangsaaaaaaaaaaaaaat"
"siapa yang bodoh"caciku dalam hati
Sore itu aku terduduk setelah perbincangan itu, yang ada hanya keping-keping kebahagiaan yang masih tersimpan, bahagia saat aku kecil dulu, saat film-film kartun masih merdeka di televisi Indonesia.
Saat aku dewasa, anak-anak pada zaman ini kehilangan bahagianya yang sangat berarti, nampaknya mereka malah menikmati sinetron-sinetron yang berbau dewasa, padahal usia mereka belum pantas untuk menonton itu. Dulu masih ada serial kartun Bobo, Dora, Rugrats, Hey Arnold dan masih banyak lagi. Bahagia dan harapan serti sifat tergantung masa kecil anak itu.
Siang itu aku hanya melamun di kos sehabis kuliah pagi, rasa kantuk dan lelah terobati saat melihat foto-foto jadul si dedek, Postur tubuhnya yang mudah berubah dan dia anak yang aneh, sebenarnya aku membicarakan diriku sendiri, hahahahaha. Dimulai saat aku masig berumur 14 tahun, sebelum tabrakan wajahku masih bersih dan agak putih sedikit, :-P
Keterangan : Foto ini diambil di salah satu pantai di Jepara, dan rambutku masih pendek karena sehabis dicukur habis.
Dan ada lagi saat usiaku masih 15 tahun, saat itu luka dan bercak masih tersisa di wajahku namun tidak begitu terlihat. Lagi-lagi memakai seragam pramuka
Keterangan : Saat itu aku masih menjadi dewan ambalan atau bahkan belum mungkin, sore itu aku latihan pramuka dengan segala tingkah gilaku, seorang anak umur 15 tahun yang sok-sokan.hahhaa
Kemudian lambat laun aku menjadi senior dengan masih membawa tingkah gilaku, dan hal itu didukung oleh teman-temanku yang gila semua,
Keterangan : Foto ini diambil di Desa Tempur, Jepara. Di sebuah kaki gunung yang sangat dingin aku dan teman-teman memandu acara penerimaan tamu ambalan, dan aku masih ingat betul hari itu adalah hari Jumat.
Dan para teman-teman yang gila dan yang menerima kegilaan teman-temannya adalah yang terbaik, seperti kalian ini.
Keterangan : Foto ini diambil di salah satu pantai di Jepara, dan rambutku masih pendek karena sehabis dicukur habis.
Dan ada lagi saat usiaku masih 15 tahun, saat itu luka dan bercak masih tersisa di wajahku namun tidak begitu terlihat. Lagi-lagi memakai seragam pramuka
Keterangan : Saat itu aku masih menjadi dewan ambalan atau bahkan belum mungkin, sore itu aku latihan pramuka dengan segala tingkah gilaku, seorang anak umur 15 tahun yang sok-sokan.hahhaa
Kemudian lambat laun aku menjadi senior dengan masih membawa tingkah gilaku, dan hal itu didukung oleh teman-temanku yang gila semua,
Keterangan : Foto ini diambil di Desa Tempur, Jepara. Di sebuah kaki gunung yang sangat dingin aku dan teman-teman memandu acara penerimaan tamu ambalan, dan aku masih ingat betul hari itu adalah hari Jumat.
Dan para teman-teman yang gila dan yang menerima kegilaan teman-temannya adalah yang terbaik, seperti kalian ini.
Sungguh perjalanan yang sangat melelahkan untuk kami, naik turun gunung dengan berjalan(masak guling-guling)
Ada foto-foto lain yang keren, ah tapi kerennya bohong aja.
Entah siapa fotografer dari foto ini.
Kenangan itu akan selalu ada, karya merupakan bukti bahwa kamu pernah hidup.
Selamat malam.
bagaimana kabarmu?
Seharian kita bertingkah aneh sekali, kadang aku yang ngambek kadang pula kamu yang balik ngambek, pada jam ini tepatnya pukul 07.59 malam kamu tinggalkan aku. Aku masih terpaku sendiri disini, mendengarkan lagu ini. Lagu itu yang mengawaliku yakin bahwa dulu kita mempunyai rasa yang sama, sudah satu minggu ini aku tidak mengisi blogku dengan tulisan apapun, selama itu pula aku menulis sebuah puisi yang sebenarnya akan aku kirim sebelum kamu tidur, namun aku rasa takut, entah mengapa aku berpikir demikian, aku tidak ingin puisi ini membusuk menunggu pembacanya yaitu kamu. Jelitaku yang lalu, namun kamu masih menjadi jelitaku sampai kapan pun, apakah aku gila?? iya aku memang gila mencintaimu hingga saat kamu meminta untuk berpisah aku masih saja merengek memintamu kembali dan akhirnya kamu kembali, namun semua tidak berlangsung lama saat kamu meminta berpisah untuk kedua kalinya, apakah aku gagal?
Yang ada hanya sebuah syair pilu yang aku tulis hingga sekarang dan tidak akan berhenti, aku memang terlalu berlebihan mencintaimu hingga kamu jenuh, dan aku terlalu sederhana hingga kamu bosan, aku terlalu memanjakanmu hingga kamu merasa ingin bebas. Aku memang teramat salah melakukan itu semua, hati lelaki kadang perlu dipecut untuk lebih baik, dan aku terpecut dua kali, namun aku masih belum bsa memahami apa itu kamu.
Dan sebuah perasaan akan terus mengembang, mohon patahkan teoriku tentang Orang yang istimewa akan kalah dengan orang yang selalu ada, mohon teramat sangat, patahkanlah teori itu jelita, aku memang tidak peka terhadapmu, dan saat kamu bilang"ada juga cowok yang peka sama ceweknya"dan setelah kamu mengatakan demikian aku merasa gagal, gagal sebagai segalanya, gagal sebagai langitmu dan kamu lupa sesuatu.
Sebuah syair yang aku tulis pada tanggal 5 September 2014
Beriak air pada pagi yang indah
kemarin sebuah percaturan terjadi
terpaksa aku yang diundur kedua kali
aku memandang sebuah kelancangan hati
menerka setelah ini apa yang terjadi
aku harap ini hanya mimpi
mungkin ini jalan tuhan
yang mengisyaratkan aku harus belajar mencintaimu lagi
aku menerka abadi
namun aku tidak bisa
aku bersyair sepanjang jalan kenangan yang kita buat
aku tidak menyesal pernah mencintamu
namun aku menyesal mengapa aku tidak bisa percaya
tuhan pun menerangkan semua lewat perkataanmu
sejuk damai namun aku tidak rasakan itu
kamu bilang aku harus bersabar
namun kesabaranku sudah diperkosa oleh tangis
kamu bilang aku harus mencari yang lain
namun yang lain sudah mati
kamu bilang kita pasti bersama lagi
namun kapankah itu
aku bergelayut pada dahan
dahan yang lapuk dan 3 detik lagi hancurkan aku ditanah
(Yogyakarta, Serambi Perlawanan UIN Sunan Kalijaga)
Selamat malam manusia yang selalu aku nanti hingga saat ini.
Dariku :-D
Aku melupakan sebuah lagu, aku tulis liriknya untukmu
aku Adalah Kekasih Yang Tak Pernah
Mungkin Engkau Lupa
dan Akulah Yang Ada Didirimu dan Jiwamu
Terlalu Banyak Yang Sudah aku Berikan
Kepadamu dan Akhirnya Harapan Didiriku
dan didirimu
Tak Mungkin Semua Yang Sudah Satu Hati
Hancur Tercabik Dalam Waktu Yang Tak Pasti
Karena Semua Rasaku Hanya Padamu
Untuk Selamanya
Walaupun Langit Akan Jatuh
Pada Hari Yang Terakhir
aku Akan Berikan Hatiku Kepadamu
bagaimana kabarmu?
Seharian kita bertingkah aneh sekali, kadang aku yang ngambek kadang pula kamu yang balik ngambek, pada jam ini tepatnya pukul 07.59 malam kamu tinggalkan aku. Aku masih terpaku sendiri disini, mendengarkan lagu ini. Lagu itu yang mengawaliku yakin bahwa dulu kita mempunyai rasa yang sama, sudah satu minggu ini aku tidak mengisi blogku dengan tulisan apapun, selama itu pula aku menulis sebuah puisi yang sebenarnya akan aku kirim sebelum kamu tidur, namun aku rasa takut, entah mengapa aku berpikir demikian, aku tidak ingin puisi ini membusuk menunggu pembacanya yaitu kamu. Jelitaku yang lalu, namun kamu masih menjadi jelitaku sampai kapan pun, apakah aku gila?? iya aku memang gila mencintaimu hingga saat kamu meminta untuk berpisah aku masih saja merengek memintamu kembali dan akhirnya kamu kembali, namun semua tidak berlangsung lama saat kamu meminta berpisah untuk kedua kalinya, apakah aku gagal?
Yang ada hanya sebuah syair pilu yang aku tulis hingga sekarang dan tidak akan berhenti, aku memang terlalu berlebihan mencintaimu hingga kamu jenuh, dan aku terlalu sederhana hingga kamu bosan, aku terlalu memanjakanmu hingga kamu merasa ingin bebas. Aku memang teramat salah melakukan itu semua, hati lelaki kadang perlu dipecut untuk lebih baik, dan aku terpecut dua kali, namun aku masih belum bsa memahami apa itu kamu.
Dan sebuah perasaan akan terus mengembang, mohon patahkan teoriku tentang Orang yang istimewa akan kalah dengan orang yang selalu ada, mohon teramat sangat, patahkanlah teori itu jelita, aku memang tidak peka terhadapmu, dan saat kamu bilang"ada juga cowok yang peka sama ceweknya"dan setelah kamu mengatakan demikian aku merasa gagal, gagal sebagai segalanya, gagal sebagai langitmu dan kamu lupa sesuatu.
Sebuah syair yang aku tulis pada tanggal 5 September 2014
Beriak air pada pagi yang indah
kemarin sebuah percaturan terjadi
terpaksa aku yang diundur kedua kali
aku memandang sebuah kelancangan hati
menerka setelah ini apa yang terjadi
aku harap ini hanya mimpi
mungkin ini jalan tuhan
yang mengisyaratkan aku harus belajar mencintaimu lagi
aku menerka abadi
namun aku tidak bisa
aku bersyair sepanjang jalan kenangan yang kita buat
aku tidak menyesal pernah mencintamu
namun aku menyesal mengapa aku tidak bisa percaya
tuhan pun menerangkan semua lewat perkataanmu
sejuk damai namun aku tidak rasakan itu
kamu bilang aku harus bersabar
namun kesabaranku sudah diperkosa oleh tangis
kamu bilang aku harus mencari yang lain
namun yang lain sudah mati
kamu bilang kita pasti bersama lagi
namun kapankah itu
aku bergelayut pada dahan
dahan yang lapuk dan 3 detik lagi hancurkan aku ditanah
(Yogyakarta, Serambi Perlawanan UIN Sunan Kalijaga)
Selamat malam manusia yang selalu aku nanti hingga saat ini.
Dariku :-D
Aku melupakan sebuah lagu, aku tulis liriknya untukmu
aku Adalah Kekasih Yang Tak Pernah
Mungkin Engkau Lupa
dan Akulah Yang Ada Didirimu dan Jiwamu
Terlalu Banyak Yang Sudah aku Berikan
Kepadamu dan Akhirnya Harapan Didiriku
dan didirimu
Tak Mungkin Semua Yang Sudah Satu Hati
Hancur Tercabik Dalam Waktu Yang Tak Pasti
Karena Semua Rasaku Hanya Padamu
Untuk Selamanya
Walaupun Langit Akan Jatuh
Pada Hari Yang Terakhir
aku Akan Berikan Hatiku Kepadamu
Aku tersenyum
menjelajah pagi yang penuh goresan bekas subuh
guratan garis-garis indah terpampang diatasku
aku melamun sejak semalam
baru pagi tadi aku tersadar
yang terindah mungkin harus memilih
antara bebas dan aku
aku mencintainya
bahkan melebihi gilaku
aku pernah disakitinya
namun karena cintaku
aku bertahan hingga sekarang
walaupun tak lagi seperti yang dulu
aku mengkiyaskan hati sebagai puisi
yang indah hanya menjalani
yang suram pun demikian
aku menjagamu sebagaimana hati
hati yang kian berbeda
hati yang mudah terluka
hati yang entah terserah kamu anggap apa
hanya saja aku disini
menjajakan senyumanku untukmu
mengernyit dahiku
memandang potretmu
hanya sendiri
meratap sepi yang kita buat
aku menanti
menantimu dengan setiap hari dengan puisi
menjelajah pagi yang penuh goresan bekas subuh
guratan garis-garis indah terpampang diatasku
aku melamun sejak semalam
baru pagi tadi aku tersadar
yang terindah mungkin harus memilih
antara bebas dan aku
aku mencintainya
bahkan melebihi gilaku
aku pernah disakitinya
namun karena cintaku
aku bertahan hingga sekarang
walaupun tak lagi seperti yang dulu
aku mengkiyaskan hati sebagai puisi
yang indah hanya menjalani
yang suram pun demikian
aku menjagamu sebagaimana hati
hati yang kian berbeda
hati yang mudah terluka
hati yang entah terserah kamu anggap apa
hanya saja aku disini
menjajakan senyumanku untukmu
mengernyit dahiku
memandang potretmu
hanya sendiri
meratap sepi yang kita buat
aku menanti
menantimu dengan setiap hari dengan puisi
Cerah aku lihat matahari senja ini
dikala mata-mata mulai memantul akan sinarnya
disudut lain
seorang lelaki mencoba setia
namun waktu memaksanya untuk bangun dari mimpi
lelaki itu hanya bisa senyum
senyum yang menurutnya sangat menyakitkan
dikala rembulan membuat laut pasang
lelaki itu hanya berdiam
dikala kicauan burung bersahutan
lelaki itu hanya berdiam
dia berkata
mengapa kamu tak pernah melakukan itu untukku
dengan maksud
lelaki itu menyukai hal yang sederhana
namun
hal sederhana itu dilakukan demi orang lain oleh wanitanya
sejak dulu
lelaki itu berharap wanita itu melakukan hal tersebut, untuknya
namun apalah artinya
saat yang diminta malah marah kala itu
tepatnya beberapa bulan yang lalu
sebekum mereka berpisah
andai kata wanita itu melakukannya
lelaki itu akan bahagia
namun lelaki itu sadar
sadar akan siapa dia saat ini
mencoba senyum pun percuma
dia ingin membunuh perkara
mencoba bahagia
dengan wanita itu
walau hanya entah aku tidak bisa katakan itu
Lagu ini untuk kamu, jelitaku. klik namaku Yayad
dikala mata-mata mulai memantul akan sinarnya
disudut lain
seorang lelaki mencoba setia
namun waktu memaksanya untuk bangun dari mimpi
lelaki itu hanya bisa senyum
senyum yang menurutnya sangat menyakitkan
dikala rembulan membuat laut pasang
lelaki itu hanya berdiam
dikala kicauan burung bersahutan
lelaki itu hanya berdiam
dia berkata
mengapa kamu tak pernah melakukan itu untukku
dengan maksud
lelaki itu menyukai hal yang sederhana
namun
hal sederhana itu dilakukan demi orang lain oleh wanitanya
sejak dulu
lelaki itu berharap wanita itu melakukan hal tersebut, untuknya
namun apalah artinya
saat yang diminta malah marah kala itu
tepatnya beberapa bulan yang lalu
sebekum mereka berpisah
andai kata wanita itu melakukannya
lelaki itu akan bahagia
namun lelaki itu sadar
sadar akan siapa dia saat ini
mencoba senyum pun percuma
dia ingin membunuh perkara
mencoba bahagia
dengan wanita itu
walau hanya entah aku tidak bisa katakan itu
Lagu ini untuk kamu, jelitaku. klik namaku Yayad
Pagi hari masih seperti biasa, angin masih berhembus dan matahari masih tersipu malu. Aku bangun dengan keadaan pegal disekujur badan, semalam aku habis menangis semalaman dan aku ternyata rapuh. Temanku datang malam-malam di kosku, dia langsung saja membangunkanku yang mulai terbuai dinginnya malam, dia bercerita kepadaku tentang kekasihnya yang mulai berpaling darinya. Ada rasa iba memang melihat sahabatku seperti ini, begitu pun juga aku yang pasti iba melihat diriku sendiri sepeprti itu. Sahabatku memberikan sepucuk surat, surat itu dari kekasihnya yang meminta putus darinya secara halus dan sopan.
Yogyakarta di september ceria
untuk si Panda tersayang
Sudah lama aku ingin bicara tentang hal ini, namun nyaliku sangat ciut. Setelah kita berpisah jauh dan kita disatukan lagi di kota ini, namun ada sesuatu lain yang membuat aku jengah kepadamu, kamu terlalu menaruh curiga yang mendalam kepadaku, aku juga ingin bebas seperti yang lain. Aku tidak suka jika kamu terus menerus mengendalikanku, aku tahu kamu bermaksud baik, namun aku harus mandiri. Ternyata bukan hanya lelaki yang harus belajar menjadi peka, ternyata wanita pun banyak yang tidak peka, tapi kamu mencoba tersenyum saat aku mengecewakanmu, aku tahu kamu juga jengah denganku, aku juga tidak peka terhadapmu. Aku tahu, hal yang paling kamu inginkan dariku adalah melihatku tersenyum bahagia, dan aku bahagia telah memilikimu, maka tersenyumlah sayang. Aku dan kamu sebenarnya tidak akan terpisah jikalau kamu dan aku mengerti, mengerti bahwa kita akan seterusnya dalam lindungan tuhan, termasuk cinta kita. Sesekali hati kita perlu terluka agar dia tidak selalu dimanja-manja asmara.
Untuk si Panda yang dikelas selalu ceria
alasanku untuk pergi adalah mencintaimu, alasanku untuk kembali adalah mencintaimu, dan seterusnya aku akan mencintaimu, sampai kapan pun itu, walaupun ada tangan kecil yang menaruh didadamu, walaupun ada yang bermanja riang denganmu, namun aku mencintaimu hari ini, kelak dan seterusnya, namun aku pergi karena mencintaimu.
Dariku
si Manis madu
Lantas aku merenung menatap iba mata sahabatku, dia baru 5 bulan berjalan dengan kekasihnya namun dia mendapat luka yang mendalam, dia nampaknya sulit untuk sembuh dari lukanya, lelaki mempunyai beribu alasan untuk bertahan dan satu alasan untuk kembali, yaitu dia ingin serius dengamu, bilamana kamu menyuruhnya pergi, itu sama halnya kamu mematahkan janji dan ucapannya dengan tingkahmu sendiri.
Temanku yang baik yang baru saja terluka, memberikan pelajaran kepadaku bahwa Cinta akan diuji ketika sedang berjauhan, memang sulit untuk percaya namun hal itu lumrah, cinta akan diuji kala satu dengan yang lain mulai tidak bisa saling percaya, yang ada hanya curiga dan curiga, cinta akan bahagia bila yang jauh bisa mengerti dan tidak menyakiti, kala rindu itu biasa namun kala marah itu tidak bisa apa-apa.
Yogyakarta di september ceria
untuk si Panda tersayang
Sudah lama aku ingin bicara tentang hal ini, namun nyaliku sangat ciut. Setelah kita berpisah jauh dan kita disatukan lagi di kota ini, namun ada sesuatu lain yang membuat aku jengah kepadamu, kamu terlalu menaruh curiga yang mendalam kepadaku, aku juga ingin bebas seperti yang lain. Aku tidak suka jika kamu terus menerus mengendalikanku, aku tahu kamu bermaksud baik, namun aku harus mandiri. Ternyata bukan hanya lelaki yang harus belajar menjadi peka, ternyata wanita pun banyak yang tidak peka, tapi kamu mencoba tersenyum saat aku mengecewakanmu, aku tahu kamu juga jengah denganku, aku juga tidak peka terhadapmu. Aku tahu, hal yang paling kamu inginkan dariku adalah melihatku tersenyum bahagia, dan aku bahagia telah memilikimu, maka tersenyumlah sayang. Aku dan kamu sebenarnya tidak akan terpisah jikalau kamu dan aku mengerti, mengerti bahwa kita akan seterusnya dalam lindungan tuhan, termasuk cinta kita. Sesekali hati kita perlu terluka agar dia tidak selalu dimanja-manja asmara.
Untuk si Panda yang dikelas selalu ceria
alasanku untuk pergi adalah mencintaimu, alasanku untuk kembali adalah mencintaimu, dan seterusnya aku akan mencintaimu, sampai kapan pun itu, walaupun ada tangan kecil yang menaruh didadamu, walaupun ada yang bermanja riang denganmu, namun aku mencintaimu hari ini, kelak dan seterusnya, namun aku pergi karena mencintaimu.
Dariku
si Manis madu
Lantas aku merenung menatap iba mata sahabatku, dia baru 5 bulan berjalan dengan kekasihnya namun dia mendapat luka yang mendalam, dia nampaknya sulit untuk sembuh dari lukanya, lelaki mempunyai beribu alasan untuk bertahan dan satu alasan untuk kembali, yaitu dia ingin serius dengamu, bilamana kamu menyuruhnya pergi, itu sama halnya kamu mematahkan janji dan ucapannya dengan tingkahmu sendiri.
Temanku yang baik yang baru saja terluka, memberikan pelajaran kepadaku bahwa Cinta akan diuji ketika sedang berjauhan, memang sulit untuk percaya namun hal itu lumrah, cinta akan diuji kala satu dengan yang lain mulai tidak bisa saling percaya, yang ada hanya curiga dan curiga, cinta akan bahagia bila yang jauh bisa mengerti dan tidak menyakiti, kala rindu itu biasa namun kala marah itu tidak bisa apa-apa.
Untuk persembahan kali ini, inilah lagu yang layak untuk di dengar, lagu yang sendu dan bikin sedikit galau, nih Krisdayanti. Nontonnya di Youtube, hehehhe. Pagi ini aku ingin sedikit santai dalam memposting kiriman, yang biasanya serius sekarang aku buat sedikit santai. Setelah mendengarkan lagunya Krisdayanti, aku akan mengajak kalian unutk mendengarkan lagunya Endank Soekamti.
Aku pengen nyanyi lagunya Endank Soekamti
Apa kabarmu teman - temanku
Ku tahu kamu setia menunggu
Walaupun aku selalu sok sibuk
Kini ku datang hanyalah untukmu
Aku ada disini menghiburmu
Sekali lagi seperti dulu
senang ataupun susah
slalu ceria
long live my family
Ku ingat semua tingkah gilamu
Ku ingat juga wajahmu yang lucu
Kita semua seperti saudara
Tumbuh bersama sampai kita tua
Aku ada disini menghiburmu
Sekali lagi seperti dulu
senang ataupun susah
slalu ceria
long live my family
Apa kabarmu teman - temanku
Lama terasa tidak bertemu
Mungkin dirimu tlah banyak berubah
Jadi apapun tak jadi masalah
Aku ada disini menghiburmu
Sekali lagi seperti dulu
senang ataupun susah
slalu ceria
long live my family
SEKIAN UNTUK DUNIAKU YANG TERTAWA LAGI, AKU MERINDUKANMU.
Aku pengen nyanyi lagunya Endank Soekamti
Apa kabarmu teman - temanku
Ku tahu kamu setia menunggu
Walaupun aku selalu sok sibuk
Kini ku datang hanyalah untukmu
Aku ada disini menghiburmu
Sekali lagi seperti dulu
senang ataupun susah
slalu ceria
long live my family
Ku ingat semua tingkah gilamu
Ku ingat juga wajahmu yang lucu
Kita semua seperti saudara
Tumbuh bersama sampai kita tua
Aku ada disini menghiburmu
Sekali lagi seperti dulu
senang ataupun susah
slalu ceria
long live my family
Apa kabarmu teman - temanku
Lama terasa tidak bertemu
Mungkin dirimu tlah banyak berubah
Jadi apapun tak jadi masalah
Aku ada disini menghiburmu
Sekali lagi seperti dulu
senang ataupun susah
slalu ceria
long live my family
SEKIAN UNTUK DUNIAKU YANG TERTAWA LAGI, AKU MERINDUKANMU.
Kepada si Jelita disana
Entah ini tanggal berapa aku tidak tahu
Ini yang terakhir, semoga.
Dengan memeluk asa aku mengucapkan salam padamu, salam lirih dengan kelapangan dada dan kebesaran hati. Berterima kasih atas segala puji, coba, dan cinta. Aku beruntung mendapatkanmu yang menurutku baik, namun mungkin saja aku yang kurang baik sehingga sayapku terpaksa patah untuk kedua kalinya sehingga aku kini tanpa sayap.
Kepada hati yang terluka, apa kabarmu disini? bersamaku yang luntang-lantung mencari penawar rasa sakit. Bulan-bulan berlalu tidak mungkin aku melupakan semua kenangan yang pernah ada antaraku dan antaramu. Mungkin aku tidak akan lagi berharap bahwa hatimu akan aku miliki kembali, rasanya memang berat untuk berpisah dengan orang yang kita cinta. Namun hidup adalah pilihan, namun kadang hidup itu bukan pilihanmu atau pilihan itu bukan untuk hidupmu.
Rasa sakit dalam hati mungkin lama terobatinya, dan sulit untuk sembuh. Kamu boleh saja melakukan apapun, asalkan kamu bahagia dan baik-baik saja. Tidak perlu memikirkan tentang aku yang jauh dari sempurna ini. Yang hanya bisa mengolok dirinya sendiri dan itu sebuah kebenaran. Ada candu dalam hati, ada rasa yang mengganjal dalam hati saat ada yang berkata "Kamu mulai berubah". Namun semua orang tidak akan pernah tahu jika orang lain tidak memberitahu, maka aku berterimakasih kepadamu yang telah mengabariku tentang perubahan yang ada dalam diriku.
Kepada hati yang gundah gulana.
Detik dalam perjalanan dunia akan berakhir dan itu pasti, aku ingin ada sebuah persembahan indah untukku, untuk yang terakhir aku sangat ingin bahagia denganmu. Namun harapan itu pupus seiring berjalannya waktu dunia. Memang benar adanya bahwa orang yang istimewa akan kalah dengan orang yang selalu ada.
Tuhan
aku bersimpuh kepadamu
aku menahan sakit hatiku
tuhan
kuatkanlah hatiku
kepada hamba-hambamu yang lain
sabarkan mereka kala mereka tertindas
kuatkanlah mereka kala mereka sakit hati
dan tenangkanlah mereka kala mereka marah
begitu pun denganku tuhan
sembuhkanlah dengan cepat sakit hatiku
saat aku cemburu
maka bantulah hambamu ini tuhan
untuk sekedar mendapat pengertian
bukan sebuah pendiaman
Tuhanku yang agung
disini aku sedang cemburu
aku sedang marah tuhan
namun
aku tak mau memperlihatkan
cukup engkau dan aku yang tahu
tuhanku
kala aku cemburu
maka perlihatkan gambaran akan akhirnya
jangan biarkan aku gelap mata
tuhan
bolehkah aku iri
aku bersimpuh kepadamu
aku menahan sakit hatiku
tuhan
kuatkanlah hatiku
kepada hamba-hambamu yang lain
sabarkan mereka kala mereka tertindas
kuatkanlah mereka kala mereka sakit hati
dan tenangkanlah mereka kala mereka marah
begitu pun denganku tuhan
sembuhkanlah dengan cepat sakit hatiku
saat aku cemburu
maka bantulah hambamu ini tuhan
untuk sekedar mendapat pengertian
bukan sebuah pendiaman
Tuhanku yang agung
disini aku sedang cemburu
aku sedang marah tuhan
namun
aku tak mau memperlihatkan
cukup engkau dan aku yang tahu
tuhanku
kala aku cemburu
maka perlihatkan gambaran akan akhirnya
jangan biarkan aku gelap mata
tuhan
bolehkah aku iri
Aku harap aku dilahirkan kembali, dilahirkan kembali tanpa cinta, jadikan aku seorang pembunuh saja tuhan, yang saat dia sakit hati maka dengan mudah akan membunuh orang yang mengusik hatinya. Tuhanku yang mulia, matikan aku dan lahirkan aku kembali di abad depan, agar aku mulai lupa dengan orang yang membuat sakit hatiku. Ampuni dosaku dan dosa orang yang menyakitiku tuhan. Aku memang manusia bodoh, engkau berikan aku kesempatan hidup dua kali namun aku masih tetap begini, tuhanku, ingatkah saat aku saat berumur 35 tahun, aku dikejar kawanan perampok, aku digebuki, dan dia adalah rakyatku sendiri. Apakah sejak dari dulu aku sudah jahat tuhan?. Tuhanku yang pemurah, berikan jawabanmu melalui mimpi, jangan biarkan aku terkatung tersesat di jaman ini, jadikan aku hamba yang lebih sabar dari hari ini, jauhkan sifat amarah, jauhkan sifat dengki, dan tentang permintaanku untuk menjadi pembunuh jangan kabulkan tuhan, aku tidak mau menjadi orang yang jahat lagi, pemimpin yang menindas rakyatnya dan aku bersimpuh padamu tuhanku.Jangan biarkan aku menangis tuhan, aku abadikan semua ini tuhan. Aku seorang yang pernah mati dan sadar akan hal itu, sakit tuhan kala melihat semua kepedihan ini.
Tuhanku yang agung, perlihatkan anugerahmu untukku, untuk seseorang yang sedang lemah hatinya, maafkan aku tuhan karena telah meminta untuk mematikan aku lagi, tuhanku, aku berkisah tentang cinta seorang jelita, dia sangat baik hati sekali, tuhan, dia adalah permaisuriku di masa lalu, dan engkau pertemukan kami, aku bukan lagi Adebayan tapi aku ini adalah orang lain, tapi selamanya hatiku tetap untuknya. Walalupun suatu saat dia akan membenciku tapi aku tetap mencintainya tuhan, tuhanku yang maha agung, hidup yang engkau atur memang indah, adakalanya harus benci,cinta dan rindu. Tuhanku yang aku harap bisa bertemu, buatlah aku menjadi baik dihadapan siapapun, biarkan mereka bahagia didekatku entah siapapun orangnya, aku ingin engkau satukan aku dan permaisuriku yang jelita itu.
Maha agung yang maha pemurah, dalam tetesan air mata ini aku bersimpuh, menyadari bagaiman bodohnya aku ini. Tuhan, aku rindu dengan kehidupan masa lalu yang damai, jaman sekarang sangat bising sekali, tuhan, aku harap engkau kembalikan kehidupan masa laluku dengan permaisuriku yang jelita di masa ini, karena saat ini dia menjadi milikku, satukan kami tuhan, kami terpisah sudah terlalu lama, aku rindu dia tuhan.
Tuhanku yang agung, perlihatkan anugerahmu untukku, untuk seseorang yang sedang lemah hatinya, maafkan aku tuhan karena telah meminta untuk mematikan aku lagi, tuhanku, aku berkisah tentang cinta seorang jelita, dia sangat baik hati sekali, tuhan, dia adalah permaisuriku di masa lalu, dan engkau pertemukan kami, aku bukan lagi Adebayan tapi aku ini adalah orang lain, tapi selamanya hatiku tetap untuknya. Walalupun suatu saat dia akan membenciku tapi aku tetap mencintainya tuhan, tuhanku yang maha agung, hidup yang engkau atur memang indah, adakalanya harus benci,cinta dan rindu. Tuhanku yang aku harap bisa bertemu, buatlah aku menjadi baik dihadapan siapapun, biarkan mereka bahagia didekatku entah siapapun orangnya, aku ingin engkau satukan aku dan permaisuriku yang jelita itu.
Maha agung yang maha pemurah, dalam tetesan air mata ini aku bersimpuh, menyadari bagaiman bodohnya aku ini. Tuhan, aku rindu dengan kehidupan masa lalu yang damai, jaman sekarang sangat bising sekali, tuhan, aku harap engkau kembalikan kehidupan masa laluku dengan permaisuriku yang jelita di masa ini, karena saat ini dia menjadi milikku, satukan kami tuhan, kami terpisah sudah terlalu lama, aku rindu dia tuhan.
Menatap risau dari
balik jendela
Menangkap maksud apa
itu cinta
Kejauhan yang kita
rasa
Hanya sedikit dari
beberapa coba kuasa
Jika kamu
mencintaiku
Maka kamu akan
senantiasa mempertahankannya
Ketika cinta datang
Aku mengumbar
rinduku pada dunia
Aku memelukmu erat
dan tanpa ingin terpisah
Di detik keberapa
aku kehilangan wajah itu
Dulu saat kita masih
berdekatan semua berlangsung ketat
Sejalan bertambahnya
usia dan kita mesti berfikir dewasa
Ada kekalutan yang
aku rasa
Tentang dirimu yang
berubah
Tentang egomu yang
kian menambah
Dan saat terperenjat
oleh sebuah cipta tuhan
Aku harap kamu bisa
mempertahankan apa yang kita bangun
Berjuang untuk
melestarikannya sehingga kita selalu bersama
Aku akan lama disini
Tanpamu yang
sekarang jauh disana
Apa kabar jelita
Aku ingin memelukmu
sekali lagi
Menatap dunia dan
matahari tenggelam bersama
Kian larut dan malam
aku berkata
Aku rindu padamu
yang utuh
Seolah harus aku
panjatkan setiap detik doa untuk bertemu kamu
Bersajak dan berirama sendu
mentertawakan kesedihan yang aku terima
aku terpekik sekali lagi
lelaki boleh menangis
lelaki boleh meratap
buktinya adalah aku
luka itu tidak sakityang sakit adalah goresannya
aku adalah penunggu setiamu
dalam rantaumu aku menanti semampuku
dan menyambut dengan caraku sendiri
dilangit siang bulan muncul
dia nampak terburu-buru dengan kehadirannya
sedangkan malam masih 6 jam lagi
dia takut pada bintang-bintang yang menyakiti
kedengkian dan keirian yang menyelimuti bumi
langit enggan pergi sekalipun kamu usir
langit terlalu jahat
maka baikkanlha dia
bukannya dia tak peduli padamu
namun dia takut jikalau wanita itu menangis
jadi dia berdandan gila karena langitmu adalah gila
kebanyakan berkata jika yang sempurna itu tak ada
yang sempurna hanya tuhan semata
cinta manusia tak ada yang sempurna
cinta tuhanlah yang sempurna
Saya mempunyai sebuah cerita yang saya copas dari page di facebook, begini ceritanya:
Sore itu tepat jam 3 , Jony terlihat
mondar mandir di teras rumah
dengan tatapan kosong menuju
hujan yang tak henti henti nya
mengguyur. padahal sore ini juga
jam 4 dia harus menjemput pacar
barunya untuk di ajak jalan jalan
sesuai janjinya.
berkali kali jony menggerutu dan
ngomel tak jelas... apalagi sang
pacar beberapa kali telfon dan sms
untuk mengingatkan.
"sialan,,, ujannya gak mau berhenti,,,
padahal gw mau keluar. Tuhan kok
jahat banget sih,,, gak bisa liat orang senang"
kira kira begitulah gerutuan yang
yg keluar dari mulut jony..
dan benar saja.... sampai jam di
tangannya menunjuk angka 6..hujan
tak juga reda,,,dan seperti
dugaan,,,jony gagal pergi di tambah
bonus mendapat julukan
"pengecut" dari sang pacar yg gagal
di ajak jalan oleh jony. jelas
saja,,semua kejadin membuat jony
semakin kesal..
"Tuhan benar benar tak punya
hati,,,semua kacau gara gara hujan sialan"
teriak jony di dalam kamar.
tepat jam 7 malam,, ibu dan ayah
jony yang sehari hari berjualan di
pasar pulang kerumah dengan
wajah pucat dan panik..
"mama sama papa kenapa,, kok panik banget??"
tanya jony di balik rasa jengkelnya..
"ohh,,, tadi toko kita kebakaran,,, untung saja hari ini hujan deras.. kalo
tidak.. mungkin papa sama mama
sudah tewas terpanggang di dalam toko"
jawab sang mama sambil
memperlihatkan beberapa luka
bakar di tangannya..
DUGG...
Jony seperti tersambar petir.. dia
baru sadar,, ternyata hujan yang
dari tadi dia kutuki telah
menyelamatkan nyawa kedua orang
tuanya.
TAMAT
Jika kalian mempunyai pemahaman, pasti kalian mengerti apa maksud dari cerita diatas. Tuhan tidak pernah salah dalam mengatur hidup kita, coba seandainya hujan tidak mengguyur seharian mungkin seluruh isi pasar dan termasuk toko bahkan orang tua Jony hangus terbakar. Tuhan itu mahatahu dan manusia tidak, kiatku untuk bisa bersabar yakni dengan mendoktrin diriku sendiri dengan kata "Tuhan tidak pernah salah dalam merancang takdir" .
Sore itu tepat jam 3 , Jony terlihat
mondar mandir di teras rumah
dengan tatapan kosong menuju
hujan yang tak henti henti nya
mengguyur. padahal sore ini juga
jam 4 dia harus menjemput pacar
barunya untuk di ajak jalan jalan
sesuai janjinya.
berkali kali jony menggerutu dan
ngomel tak jelas... apalagi sang
pacar beberapa kali telfon dan sms
untuk mengingatkan.
"sialan,,, ujannya gak mau berhenti,,,
padahal gw mau keluar. Tuhan kok
jahat banget sih,,, gak bisa liat orang senang"
kira kira begitulah gerutuan yang
yg keluar dari mulut jony..
dan benar saja.... sampai jam di
tangannya menunjuk angka 6..hujan
tak juga reda,,,dan seperti
dugaan,,,jony gagal pergi di tambah
bonus mendapat julukan
"pengecut" dari sang pacar yg gagal
di ajak jalan oleh jony. jelas
saja,,semua kejadin membuat jony
semakin kesal..
"Tuhan benar benar tak punya
hati,,,semua kacau gara gara hujan sialan"
teriak jony di dalam kamar.
tepat jam 7 malam,, ibu dan ayah
jony yang sehari hari berjualan di
pasar pulang kerumah dengan
wajah pucat dan panik..
"mama sama papa kenapa,, kok panik banget??"
tanya jony di balik rasa jengkelnya..
"ohh,,, tadi toko kita kebakaran,,, untung saja hari ini hujan deras.. kalo
tidak.. mungkin papa sama mama
sudah tewas terpanggang di dalam toko"
jawab sang mama sambil
memperlihatkan beberapa luka
bakar di tangannya..
DUGG...
Jony seperti tersambar petir.. dia
baru sadar,, ternyata hujan yang
dari tadi dia kutuki telah
menyelamatkan nyawa kedua orang
tuanya.
TAMAT
Jika kalian mempunyai pemahaman, pasti kalian mengerti apa maksud dari cerita diatas. Tuhan tidak pernah salah dalam mengatur hidup kita, coba seandainya hujan tidak mengguyur seharian mungkin seluruh isi pasar dan termasuk toko bahkan orang tua Jony hangus terbakar. Tuhan itu mahatahu dan manusia tidak, kiatku untuk bisa bersabar yakni dengan mendoktrin diriku sendiri dengan kata "Tuhan tidak pernah salah dalam merancang takdir" .











